Hari Ulang Tahun Kabupaten Muaro Jambi ke-17

Berdasarkan Undang-Undang Nomor : 54 tahun 1999 dan diresmikan tanggal 12 Oktober 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor : 14 Tahun 2000 tentang Pembentukan Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tebo, Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Timur. Berdasarkan Peraturan Perundang-undangan tersebut Kabupaten Muaro Jambi secara administrasi pemerintahan efektif mulai dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 1999. Begitu juga dengan 3(tiga) Kabupaten Lainnya, namun karena sesuatu dan lain hal maka peringatan HUT Muaro Jambi dapat dilaksakan pada Tanggal 17 Oktober 2016, dengan deikian Kabupaten Muaro Jambi sekarang genap berusia 17 tahun.

Pelaksanaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Muaro Jambi ini dilaksanakan di DPRD Muaro Jambi dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Muaro Jambi, kegiatan ini terlaksana sangat meriah ditandai dengan dihadirinya oleh Gubernur Jambi : H. Zumi Zola, S.TP, MA beserta Hj. Sherrin Tharia Zola selain dari itu diundang pula pasangan calon Bupati Muaro Jambi. Dalam Sambutannya Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi mempertanyakan bagaimana keberlanjutan dan progres Pembangunan di Kabupaten Muaro Jambi.

Dalam Paparan Pidato Penjabat Muaro Jambi dijelaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Muaro Jambi mengalami peningkatan begitu signifikan, Penjabat Bupati Muaro Jambi mengatakan "Mengupayakan keberlangsungan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan? Mengupayakan keberlangsungan pelaksanaan pembangunan yang efektif dan efisien guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat? Bersama dengan Forkopimda dan semua pihak terkait, dapat membantu KPU dan Panwaslu untuk mensukseskan pelaksanakan Pilkada Serentak khusus di Kabupaten Muaro Jambi. Harapan kita bersama Pilkada Serentak ini  berjalan dengan baik dalam suasana yang kondusif, ditambahkan  oleh Penjabat Bupati Muaro Jambi Rehabilitasi yang diarahkan pada sekolah yang rusak berat dan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) pada  sekolah yang daya tampungnya rendah dalam rangka meningkatkan rata-rata tamat  sekolah (Mean Year Schooling). Peningkatan kapasitas PKBM dan Lembaga-lembaga swadaya lainnya dalam rangka mempercepat pemberantasan Buta Aksara. Peningkatan kemampuan SDM pendidik dan tenaga kependidikan dalam rangka meningkatkan mutu Lulusan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Peningkatan pada bidang pendidikan dapat pula dilihat dari salah satu indikator keberhasilannya yaitu dari Angka Partisipasi Kasar (APK), Angka Partisipasi Murni (APM) dan Angka Kelulusan pada tahun 2016.